Pindy Nurachman Anugrah 9D
Bulu Tangkis
Pengertian Bulu Tangkis – Bulu tangkis atau badminton
termasuk olahraga yang memiliki banyak peminat. Di Indonesia, olahraga ini
sangat populer dan para atletnya sering mencetak prestasi membanggakan di
pertandingan internasional.
Anda
pun bisa seperti para atlet tersebut yang dapat mengharumkan nama Indonesia.
Namun tentu harus dimulai dari niat dan semangat tinggi untuk terus berlatih
dan berusaha.
Ada
beberapa hal yang harus Anda pahami terlebih dahulu soal bulu tangkis, baik itu
sejarah, teknik, dasar, maupun peraturannya.
Pengertian Bulu Tangkis
Permainan
ini terdiri dari dua kata, yaitu bulu dan tangkis. Secara harfiah, olahraga ini
bisa diartikan sebagai permainan yang dilakukan dengan cara menangkis bola bulu
menggunakan raket. Bolanya sendiri merujuk pada kok yang memang terbuat dari
bulu-bulu hewan unggas.
Bulu
tangkis harus dimainkan oleh sedikitnya dua orang. Tujuan dari permainan ini
adalah memukul kok hingga bisa melayang melewati net, kemudian jatuh ke lantai
di area lawan agar terhitung sebagai poin.
Bulu
tangkis memang terlihat mudah dilakukan, tetapi olahraga ini butuh latihan dan
kerja keras tinggi untuk benar-benar bisa menguasainya. Belum lagi ada sederet
peraturan yang harus Anda pahami apabila berniat menekuni olahraga yang satu
ini.
Sejarah Bulu Tangkis
Tidak
ada yang tahu pasti tentang asal mula penciptaan olahraga bulu tangkis. Akan
tetapi, banyak pendapat yang mengatakan kalau permainan tersebut sudah ada
sejak zaman Mesir kuno, yaitu sekitar 2.000 tahun yang lalu.
Ada
pula yang berpendapat bahwa bulu tangkis sebenarnya berasal dari Tiongkok.
Zaman dulu orang-orang Tiongkok punya permainan bernama jianzi.
Aturan mainnya mirip seperti bulu tangkis, yaitu menjaga agar kok tidak jatuh
ke tanah.
Permainan
serupa juga sudah berkembang di Inggris dengan nama battledore and
shuttlecock. Peraturannya adalah pemain harus menjaga kok agar tidak jatuh
dan tetap di udara dengan cara memukulnya selama mungkin.
Bulu
tangkis modern konon merupakan hasil improvisasi dari permainan tersebut. Zaman
dulu, bangsawan pemilik istana Badminton House mengadakan pertandingan battledore
and shuttlecock yang sedikit dimodifikasi, yaitu memakai tali untuk
membatasi tengah lapangan.
Permainan
ini kemudian berkembang pesat sejak tahun 1850-an dan orang-orang mulai
menyebutnya sebagai badminton. Jadi, badminton sendiri sebenarnya merujuk pada
nama istana Inggris yang mengadakan pertandingan kala itu.
Badminton
mulai masuk ke Indonesia pada zaman penjajahan sekitar tahun 1930. Akan tetapi,
olahraga ini baru bisa berkembang di tahun 1947 atau setelah Indonesia merdeka.
Sejak saat itu, perkembangan badminton pun cukup pesat dan para atlet mulai
bermunculan.
Di
tahun 1951, terbentuklah Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) yang
menaungi aktivitas badminton di dalam negeri. Sampai sekarang, badminton jadi
salah satu olahraga kebanggaan Indonesia karena mampu bersaing dengan
atlet-atlet mancanegara.
Peraturan Bulu Tangkis
Permainan
bulu tangkis memiliki sejumlah peraturan yang harus dipatuhi oleh semua pemain.
Peraturan tersebut meliputi jumlah pemain, cara memulai pertandingan, hingga
sistem penghitungan skor.
1. Perlengkapan Bulu Tangkis
§ Raket -> raket memiliki panjang maksimal
68 cm dan lebar 22 cm. Panjang kepala raket atau area senar adalah 28 cm dengan
lebar 22 cm. Raket bisa terbuat dari kayu atau aluminium dengan berat tak lebih
dari 150 gram.
§ Kok -> k okterbuat dari enam belas helai bulu yang
ditancapkan pada gabus berdiameter 25–28 mm. Berat standar kok adalah sekitar
4,74–5,5 gram, sedangkan tinggi kok antara 64–74 mm.
2. Jumlah Pemain
§ Tunggal, yaitu satu lawan satu dan bisa
dimainkan oleh putra maupun putri.
§ Ganda, yaitu satu tim terdiri dari dua
orang.
§ Ganda campuran, yaitu satu tim terdiri
dari 2 orang, 1 putra dan 1 putri.
3. Penentuan Awal Permainan
Pertandingan
diawali dengan undian, yaitu menggunakan metode lempar koin yang dilakukan oleh
wasit. Undian ini untuk menentukan pemain mana yang harus melakukan servis
terlebih dahulu.
4. Penghitungan Skor
Penentuan
kemenangan di olahraga ini menggunakan sistem best of three (pemenang
dua babak). Jadi, permainan bulu tangkis bisa berlangsung sebanyak 2–3 babak.
Apabila ada pemain yang memenangkan dua set berturut-turut, babak ketiga tidak
perlu dilakukan.
Di
tiap setnya, pemenang adalah pemain yang berhasil mengumpulkan poin 21 lebih
dulu. Apabila terjadi kedudukan imbang di skor 20-20 (yus), pertandingan
akan dilanjutkan sampai salah satu tim unggul dengan selisih dua poin.
5. Pelanggaran:
§ Kok menyangkut di net.
§ Raket menyentuh net saat memukul kok.
§ Saat melakukan pukulan, raket melewati
net dan masuk ke area tim lawan.
§ Kok sudah dipukul tetapi jatuh di area
sendiri (tidak berhasil melewati net).
§ Saat menerima servis, pemain sudah
bergerak dulu sebelum kok berhasil dipukul.
§ Saat melakukan/menerima servis, pemain
menginjak garis batas lapangan.
§ Kok jatuh di luar lapangan atau
meluncur lewat bawah net.
§ Kok dipukul dua kali, baik oleh satu
maupun dua pemain dalam satu tim.
§ Pemain sengaja mengulur-ulur waktu
pertandingan.
§ Pemain secara sengaja melakukan hal
yang mengganggu tim lawan.
Ukuran Lapangan Bulu Tangkis
Lapangan
bulu tangkis berbentuk persegi panjang yang dipisahkan oleh net di bagian
tengah. Pada pertandingan bulu tangkis profesional, lapangan yang digunakan
harus memiliki ukuran standar yang sudah ditentukan oleh PBSI maupun Badminton
World Federation (BWF).
Ukuran Lapangan Standar PBSI:
§ Panjang : 13,40 meter
§ Lebar : 6,10 meter
§ Tinggi tiang net : 1,55 meter
§ Tinggi net : 1,52 meter
§ Jarak garis servis depan ke net : 1,98
meter
§ Jarak garis servis tengah ke garis
samping : 3,05 meter
§ Jarak garis servis belakang ke garis
belakang : 0,76 meter (permainan ganda)
§ Jarak garis samping ke pinggir lapangan
: 0,46 meter (permainan tunggal)
Ukuran Lapangan Standar BWF:
§ Panjang : 13,4 meter (tunggal dan
ganda)
§ Lebar : 5,18 meter (tunggal) dan 6,1 meter
(ganda)
Teknik Dasar Bulu Tangkis
Sama
halnya dengan olahraga lainnya, bulu tangkis juga harus dimainkan dengan
teknik-teknik tertentu. Pemain bulu tangkis harus menguasai sejumlah teknik
dasar, mulai dari cara memegang raket hingga melakukan pukulan.
1. Cara Memegang Raket
Walau
terlihat sepele, pemain harus bisa memegang raket dengan benar. Tujuannya agar
raket tidak gampang terlepas dan bisa dikendalikan dengan mudah. Memegang raket
dengan benar juga bisa menghasilkan tenaga yang kuat sehingga pukulannya pun
bisa sempurna.
Teknik
memegang raket sebagai berikut.
§ Teknik forehand
Teknik
ini sama seperti ketika Anda memegang benda pada umumnya. Tangan harus
menggenggam pegangan raket, sedangkan telunjuk & ibu jari membentuk sudut
atau huruf V.
§ Teknik backhand
Hampir
sama seperti teknik forehand, hanya saja posisi ibu jari tidak bertemu
dengan ujung jari lainnya, melainkan disejajarkan dengan pegangan raket
sehingga mendekati telunjuk.
2. Posisi Badan atau Sikap Berdiri (stance)
Sikap
berdiri dalam olahraga ini membutuhkan keseimbangan. Dalam hal ini, pemain
tidak hanya berdiri tetapi juga harus dalam posisi siap bermain.
Sikap
berdiri dalam bulu tangkis:
§ Badan bertumpu pada kedua kaki,
§ Kedua kaki dibuka selebar bahu dan agak
ditekuk. Bisa juga salah satu kaki ke depan dan yang lainnya sedikit ke
belakang, dan
§ Tangan agak diangkat dan ditekuk
sehingga raket sejajar dengan dada atau kepala.
3. Kerja Kaki (footwork)
Bulu
tangkis menuntut para pemainnya untuk bergerak lincah dan cepat, karena itu
kerja kaki atau footwork punya peran yang sangat penting di
dalam permainan. Kaki tidak hanya untuk memposisikan badan, tetapi juga jadi
tumpuan sekaligus pusat keseimbangan tubuh.
4. Servis Bulutangkis
Servis
artinya memukul kok untuk memulai permainan. Kok yang dipukul harus mengarah
pada area lawan dan melewati net. Teknik servis sendiri ada tiga macam, yaitu
sebagai berikut.
§ Forehand Pendek -> Pemain memukul kok dengan tidak begitu
kuat. Akibatnya, kok meluncur dan akan jatuh di sekitar net atau di area depan
tim lawan.
§ Forehand Tinggi -> Teknik ini dilakukan untuk membuat kok
melambung tinggi dan jatuhnya cukup jauh dari area net. Teknik ini bertujuan
agar kok bisa jatuh di belakang pemain lawan sehingga mereka kesulitan untuk
mengembalikannya.
§ Backhand -> Servis backhand dilakukan
dengan tenaga sedang. Tujuannya agar kok bisa jatuh di dekat garis serang lawan
dan mendarat setelah sedikit melewati net. Hal ini juga bertujuan agar lawan
kesulitan mengembalikan serangan.
5. Cara Memukul
Teknik
memukul dan mengembalikan serangan kok bisa bermacam-macam. Setiap tekniknya
juga bisa menjadi penentu kemenangan tim. Setidaknya, ada lima jenis yang patut
Anda ketahui, yaitu pukulan lob, drop shot, drive, netting,
dan smash.
a. Lob
Teknik
ini dilakukan dengan cara memukul kok agar bisa terbang setinggi mungkin dan
jatuhnya di belakang garis lapangan area tim lawan. Pukulan seperti ini
biasanya akan membuat lawan kewalahan sehingga mereka pun jadi cepat lelah.
b. Drop shot
Pukulan drop
shot bertujuan untuk mematikan pergerakan lawan. Pukulannya dilakukan
secara lurus dan menggunakan tenaga kecil atau pelan, tujuannya agar kok bisa
jatuh di sekitar net.
Teknik
ini sering digunakan untuk mengecoh lawan. Pemain biasanya akan melompat dan
berpura-pura hendak smash sehingga tim lawan pun bersiap-siap
di area belakang. Akan tetapi, pukulan yang dilakukan ternyata adalah drop
shot dan kok justru jatuh di dekat net.
c. Drive
Drive adalah jenis pukulan yang
mendatar. Arah pukulannya bisa lurus atau menyilang untuk menyasar sisi samping
tim lawan. Teknik ini biasanya dilakukan untuk menyerang maupun mengembalikan
serangan dengan cepat.
d. Netting
Sesuai
namanya, ini adalah jenis pukulan yang bertujuan agar kok jatuh tepat di net
setelah berhasil melewatinya. Pukulan netting ini cukup sulit
dilakukan karena butuh akurasi tinggi. Bila berhasil, tim lawan akan kesulitan
mengembalikan serangan.
e. Smash
Smash adalah jenis pukulan yang bertujuan
untuk menyerang sekaligus mematikan gerakan lawan. Pukulannya sendiri sangat
keras dan menukik ke bawah. Untuk melakukan smash, pemain harus
memukul kok dengan sekuat tenaga.
Tujuannya
agar kok bisa melaju cepat dan lawan tidak sempat untuk mengembalikan
serangan. Smash juga biasanya dilakukan dengan cara melompat
untuk menghasilkan serangan yang cepat, kuat, dan arahnya menukik tajam ke
bawah lapangan.
Itulah
penjelasan mengenai hal-hal yang berkaitan dengan bulu tangkis, mulai dari
sejarah hingga peraturannya. Bila Anda tertarik menekuni olahraga ini,
sebaiknya lakukan sekarang juga karena bulu tangkis membutuhkan latihan rutin
untuk benar-benar menguasainya.








jelek tidak bermanfaat
BalasHapusya ul
Hapusoi kntl
BalasHapusPindy Ganteng Anaknya Ibu Upiiiiiii
BalasHapusShafwan jagoan sopyan
BalasHapusaduh pindy kamu ganteng banget🥵🥵🥵🥵🥵🥵🥵🥵🥵🥵🥵🥵🥵🥵🥶🥶🥶🥶🥶
BalasHapusICIKIWIR ASELOLE
BalasHapus